Kebanyakan pengelolaan keuangan keluarga diserahkan kepada sang istri. Posisi ini menyebabkan istri rentan dipersalahkan atau dipergunjing oleh karena manajemen keuangan keluarga yang buruk. Padahal, tidak selamanya manajemen keuangan yang rapuh itu disebabkan sang istri.
Tidak sedikit pula istri yang
mendapat pujian karena cakap mengelola keuangan rumah tangga. Kepercayaan sekaligus
tanggung jawab itu diemban dengan memikirkan secara matang segala kebutuhan dan
keperluan rumah tangga, dibandingkan dengan pendapatan keluarga.